AksiKita

Tantangan buat Anak Muda Anti-Korupsi yg Kreatif!

 

Semua pasti setuju dengan pernyataan “Korupsi itu mengganggu”. Saking mengganggunya, kita sampai risih mendengar berita korupsi yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan Indonesia. Akibatnya, kita jadi sering banget menghujat mereka yang telah terbukti melakukan korupsi. Pokoknya kalau ada kata korupsi, itu identik banget sama pemerintah deh.

 

Eits, tapi sebenarnya yang bisa melakukan korupsi itu nggak hanya pemerintah saja lho, kita yang nggak punya gelar pemerintahan apa-apa pun bisa akrab dengan tindak korupsi. Korupsi itu dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, guys. Contohnya lihat saja masih ada yang nyogok saat masuk seolah, ngutilin duit orangtua, bikin SIM pakai calo, berdamai dengan polisi saat ditilang, dan masih banyak lagi perilaku korupsi yang tidak kita sadari dekat dengan keseharian kita.

 

Udah nggak zamannya lagi cuma ngomel di Twitter apalagi demo di jalan sampai merusak fasilitas publik. Mendingan kita tunjukkan keprihatinan kita melalui aksi anti-korupsi yang nyata!

 

SPEAK membuka kesempatan bagi anak muda yang punya gagasan aksi anti-korupsi yang berkelanjutan (bukan hanya sekali acara) ataupun kamu yang sudah mempunyai aksi-antikorupsi yang sudah berjalan, untuk mengikuti #AksiKita!

 

 

Are you the next Anti-Corruption Young Changemaker?

 

Suara Pemuda Anti Korupsi (SPEAK) bekerjasama dengan Transparency International Indonesia (TI Indonesia) dan Ashoka Indonesia menyelenggarakan program Aksi Kita untuk membuka peluang bagi kaum muda usia 15-24 tahun untuk mendapat pengalaman mengenali dan mempraktekkan prinsip-prinsip sosial entrepreneurship dalam menjalankan gagasan sosial melawan korupsi di lingkungan sekitarnya.

 

Melalui inisiatif ini kami mentransformasi masa muda menjadi masa berdaya dan trampil dalam menerapkan empati, bekerja dalam kelompok, menjadi pemimpin dan mampu membuat perubahan. Hingga saat ini 55 kaum muda bergabung dalam komunitas Young Changemakers Ashoka Indonesia diantara lebih dari 900 team di dunia. Ke 55 young changemakers Ashoka ini telah mampu mengajak 400 pemuda lainnya bergabung dalam tim mereka dan telah memberi manfaat sosial bagi ribuan anggota masyarakat di komunitasnya.

 

Program Young Changemakers mendorong kaum muda untuk terlibat secara aktif sebagai pembawa perubahan di tengah masyarakat. Kaum muda berusia 18-25 tahun difasilitasi untuk berkumpul, berbagi inspirasi dan belajar bersama, serta membangun komunitas untuk mendukung tumbuhnya para pembaharu muda. Di sini kaum muda berkesempatan untuk belajar mewujudkan gagasan inovatif mereka, sekaligus menempa karakter dan keterampilan sebagai pembaharu muda. Program ini diinisiasi oleh Ashoka Indonesia pada tahun 2005. Dengan caranya masing-masing, para pembaharu muda yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia, telah berkontribusi dalam proses perubahan sosial.  

 

Tertarik melakukan sesuatu untuk memperkuat gerakan antikorupsi di Indonesia? Tunjukkan aksi nyatamu dan gabung dalam komunitas anak muda keren yang punya gagasan dan aksi konkrit lawan korupsi!

Halaman 1 dari 1